Tutur Bijak Nusantara Strategi Edukasi Toleransi dan Kebinekaan di Madrasah Ibtidaiyah

Category:

Description

Tutur Bijak Nusantara Strategi Edukasi Toleransi dan Kebinekaan di Madrasah Ibtidaiyah

Penulis

Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., Dr. Citra Rizky Lestari, M.Pd., Dr. Zulfa Fahmy, M.Pd.

SINOPSIS

Indonesia merupakan bangsa yang memiliki kekayaan budaya, bahasa, tradisi, adat istiadat, serta kehidupan sosial yang beragam. Kebinekaan tersebut merupakan kekuatan yang perlu dirawat melalui proses pendidikan yang berkelanjutan. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang menghargai perbedaan akan memiliki ruang yang lebih luas untuk mengenal orang lain, memahami keragaman, mengembangkan empati, serta membangun kebiasaan hidup berdampingan secara harmonis. Karena itu, pendidikan toleransi tidak cukup disampaikan sebagai pengetahuan, tetapi perlu hadir melalui bahasa, keteladanan, pengalaman belajar, interaksi sosial, dan budaya sekolah.

Madrasah Ibtidaiyah memiliki posisi yang penting dalam proses tersebut. Pada jenjang pendidikan dasar, peserta didik sedang membangun cara pandang terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan kehidupan sosial. Nilai-nilai yang diperkenalkan dan dibiasakan pada masa ini dapat menjadi fondasi bagi pembentukan karakter pada tahap pendidikan berikutnya. Madrasah bukan hanya tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran, tetapi juga ruang sosial tempat peserta didik belajar berkomunikasi, bekerja sama, berbagi, menghormati aturan, menyelesaikan perbedaan, serta mengenali keberagaman yang ada di sekitarnya.
Buku ini menggunakan gagasan “tutur bijak” sebagai salah satu pintu masuk pendidikan toleransi dan kebinekaan. Tutur bukan sekadar rangkaian kata, melainkan cerminan cara seseorang memperlakukan orang lain. Bahasa yang santun dapat membangun kedekatan, sementara tutur yang penuh penghormatan dapat menjadi jembatan ketika terdapat perbedaan. Dalam kehidupan masyarakat Nusantara, berbagai ungkapan, peribahasa, petuah, cerita rakyat, tradisi lisan, dan nasihat kehidupan telah diwariskan sebagai sarana untuk menyampaikan nilai moral. Kekayaan tersebut memiliki potensi besar untuk dihadirkan sebagai sumber belajar yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

Cetakan Pertama: September 2026
ISBN: DALAM PROSES

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tutur Bijak Nusantara Strategi Edukasi Toleransi dan Kebinekaan di Madrasah Ibtidaiyah”

Your email address will not be published. Required fields are marked *